Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Setting Ruang Meeting

 

Ruang meeting atau ruang pertemuan adalah salah satu ruangan penting dalam sebuah kantor. Sesuai dengan namanya, ruang meeting dibutuhkan sebagai ruang pertemuan untuk membicarakan bisnis dan pekerjaan baik oleh karyawan internal kantor ataupun dengan klien. Untuk itu, sebuah desain interior ruang pertemuan dituntut mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan agar mampu meningkatkan produktivitas kerja. Penyelenggaraan meeting, sama halnya seperti penyelenggaraan berbagai kegiatan lain, memerlukan persiapan yang cukup matang. Untuk mendapatkan desain interior ruang pertemuan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, Anda perlu mengklasifikasikan kebutuhan Anda mulai dari jenis meeting seperti apa yang akan dilakukan, luas ruangan yang dimiliki, serta berapa kapasitasnya.

 

Untuk masalah tempat, bila Anda tidak memiliki ruangan yang memadai di kantor, atau ruang meeting Anda memiliki jarak yang cukup jauh untuk dijangkau para peserta meeting tidak ada salahnya bila Anda mulai beralih untuk menggunakan jasa sewa ruang meeting yang banyak tersedia di daerah Anda. Selain lebih praktis, menyewa ruang meeting pada penyedia meeting room biasanya memberikan jaminan kenyamanan karena sudah profesional dalam mengatur setting ruang meeting yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

 

Berikut ini beberapa jenis setting ruang meeting yang biasa digunakan untuk pertemuan, diantaranya:

 

1. Theater

Teater paling sering digunakan untuk rapat dengan kapasitas besar. Tipe teater mirip seperti classroom akan tetapi memiliki jalan terbuka di tengah. Tidak ada meja yang digunakan jadi kurang efektif jika digunakan pada rapat yang membutuhkan banyak catatan.

 

2. U shape

Desain U-shape memiliki pola meja berbentuk U dengan kursi yang mengelilinginya. Desain ini cocok digunakan untuk ruang meeting tipe medium dengan kapasitas hingga 20 orang. Desain ini membutuhkan lebih banyak ruang sehingga kurang cocok jika diterapkan dalam ruangan dengan luasan terbatas.  U-shape style membuat interaksi antara presenter dan individu menjadi lebih mudah serta memberikan celah untuk berdiskusi.

 

3. Classroom

 

Mirip dengan theatre style, namun kursi akan digabungkan dengan meja untuk memberi ruang untuk menulis, mencatat maupun menggunakan komputer. Pola jenis ini disarankan bagi pertemuan atau rapat yang membutuhkan referensi tambahan untuk materi pembahasannya dengan waktu yang dirasa cukup lama.

Model ini baik untuk konferensi dan training.

 

4. Circle

Rapat dengan suasana yang santai dan tidak terlalu formal, sebaiknya menggunakan pola penataan ruang rapat dengan meja kantor berbentuk lingkaran yang dinamis dan santai. Pola penataan ruang rapat seperti ini sangat dianjurkan bagi pertemuan atau meeting dengan skala kecil yang mampu menghasilkan interaksi dan keterlibatan yang saling mendukung antara seluruh anggota rapat.

 

5. Konferensi

Pengaturan ruang rapat ala konferensi ini menggunakan meja panjang dengan kursi yang diposisikan saling berhadapan. Posisi duduk seperti ini dimaksudkan agar terjadi komunikasi yang intens terutama bila pembahasan yang dilakukan cukup mendalam. Tipe konferensi seperti ini biasa ditemukan pada ruang-ruang rapat direksi perusahaan. Kekurangannya adalah bila ukuran meja terlalu lebar maka jarak antar peserta pun semakin jauh.    

 

Jadi, tipe ruang rapat mana yang cocok untuk kebutuhan kantor Anda? Bila ternyata fasilitas yang ada kurang memadai, untuk mendapatkan space dan penataan ruang meeting dan penataan ruang rapat yang tepat bagi kebutuhan kantor anda segera hubungi MeetUp Coworking & Office Space, meetup.co.id atau melalui phone di +6285103040700.

 

Referensi : Berbagai Sumber